Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Mojokerto Ikuti Sosialisasi Evaluasi IKP, Perkuat Strategi Pencegahan Kerawanan Pemilu

Bawaslu Mojokerto

 

Mojokerto, Jawa Timur – Bawaslu Kabupaten Mojokerto mengikuti Sosialisasi Model Evaluasi dan Pengumpulan Data Pendukung Evaluasi Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) yang diselenggarakan oleh Bawaslu Republik Indonesia secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran Bawaslu Provinsi serta Bawaslu Kabupaten/Kota se-Indonesia sebagai upaya menyamakan persepsi dalam pelaksanaan evaluasi IKP.

Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai mekanisme evaluasi, metode pengumpulan data pendukung, serta tata cara penyusunan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) yang objektif, akuntabel, dan berbasis data. Melalui evaluasi tersebut, Bawaslu diharapkan mampu memetakan dinamika kerawanan pemilu secara lebih akurat sebagai dasar penyusunan strategi pencegahan pada penyelenggaraan pemilu berikutnya.

Dalam pelaksanaannya, seluruh jajaran Bawaslu diberikan penjelasan mengenai pentingnya validitas data, keseragaman metode evaluasi, serta sinergi antarunit kerja dalam menghimpun data pendukung yang menjadi indikator penyusunan IKP.

Ketua Bawaslu Kabupaten Mojokerto, Dody Faizal, menyampaikan bahwa evaluasi IKP merupakan instrumen penting dalam memperkuat fungsi pencegahan yang menjadi salah satu mandat utama Bawaslu.

"Evaluasi IKP bukan sekadar proses pengumpulan data, tetapi menjadi dasar bagi Bawaslu untuk memetakan potensi kerawanan secara lebih dini. Dengan data yang akurat dan komprehensif, strategi pencegahan dapat disusun secara lebih tepat sehingga kualitas demokrasi dapat terus terjaga," ujar Dody.

Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Mojokerto menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pengawasan berbasis data, memperkuat langkah-langkah pencegahan, serta mendukung terwujudnya penyelenggaraan pemilu yang demokratis, aman, jujur, adil, dan berintegritas.

penulis : vap