Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Sinergi Pengawasan, Bawaslu dan KPU Kabupaten Mojokerto Evaluasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan

#

 

Mojokerto, Jawa Timur – Bawaslu Kabupaten Mojokerto memperkuat sinergi bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto dalam mengawal akurasi data pemilih melalui evaluasi pelaksanaan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) triwulan I hingga III. Langkah ini dilakukan untuk memastikan data pemilih tetap akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Mojokerto, Dody Faizal. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa pertemuan ini menjadi momentum untuk mengevaluasi pelaksanaan pemutakhiran data pemilih sekaligus memperkuat koordinasi antarlembaga.

“Evaluasi bersama ini menjadi bagian penting untuk memastikan proses pemutakhiran data pemilih berjalan dengan baik. Melalui koordinasi dan sinergi antara Bawaslu dan KPU, berbagai potensi ketidaksesuaian data dapat dicermati dan ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Dody.

Menurutnya, pengawasan terhadap pemutakhiran data pemilih perlu dilakukan secara berkelanjutan. Hal tersebut penting untuk menjaga kualitas data sekaligus mendukung perlindungan hak pilih masyarakat.

Bawaslu Mojokerto

 

Sementara itu, Koordinator Divisi Perencanaan dan Data Informasi KPU Kabupaten Mojokerto, Ahmad Febrianto, menjelaskan bahwa pemutakhiran data saat ini berfokus pada sejumlah kategori pemilih yang memerlukan pencermatan lebih lanjut.

“Pemutakhiran data pemilih saat ini mencakup data pemilih yang telah meninggal dunia, anggota TNI/Polri yang masih aktif maupun yang telah pensiun, pemilih berusia lebih dari 100 tahun, serta pemilih berusia kurang dari 17 tahun yang belum menikah. Data-data tersebut perlu dicermati agar informasi pemilih tetap sesuai dengan kondisi sebenarnya,” jelas Febri, panggilan akrabnya.

Pencermatan terhadap kategori tersebut menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga kualitas data pemilih. Melalui koordinasi dan pertukaran informasi antara Bawaslu dan KPU, potensi ketidaksesuaian data diharapkan dapat diidentifikasi serta ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kegiatan ini turut diikuti oleh seluruh anggota Bawaslu Kabupaten Mojokerto dan jajaran Koordinator Divisi KPU Kabupaten Mojokerto. Keterlibatan jajaran kedua lembaga tersebut mencerminkan pentingnya kolaborasi dalam mendukung pelaksanaan PDPB yang transparan dan akuntabel.

Bawaslu Kabupaten Mojokerto berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan terhadap proses pemutakhiran data pemilih secara berkelanjutan. Sinergi dengan KPU diharapkan mampu menjaga akurasi data pemilih sekaligus memastikan hak pilih masyarakat terlindungi.

penulis : vap