Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Mojokerto Koordinasi dengan Cabang Dinas Pendidikan untuk Penguatan Data Pemilih Pemula

#

 

Mojokerto, Jawa Timur – Bawaslu Kabupaten Mojokerto melaksanakan koordinasi terkait Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) dengan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto, Jumat (11/4/2026). Koordinasi tersebut difokuskan pada penguatan data calon pemilih pemula sebagai bagian dari persiapan menuju Pemilu 2029.

Kegiatan koordinasi dilakukan oleh Deni Mustopa bersama jajaran staf teknis Bawaslu Kabupaten Mojokerto dan disambut langsung oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto, Pinky Hidayati.

Dalam pertemuan tersebut, Bawaslu Kabupaten Mojokerto membahas pentingnya sinkronisasi data siswa-siswi tingkat SMA/SMK sederajat yang nantinya akan menjadi pemilih pemula pada Pemilu 2029. Langkah ini dinilai penting guna memastikan hak pilih generasi muda dapat terakomodasi dengan baik dalam proses pemutakhiran data pemilih.

Deni Mustopa menyampaikan bahwa pemilih pemula merupakan kelompok strategis dalam demokrasi karena memiliki jumlah yang cukup besar dan berpotensi menentukan arah demokrasi ke depan.

“Koordinasi ini penting untuk memastikan data calon pemilih pemula dapat terpetakan dengan baik sejak dini. Kami ingin memastikan tidak ada generasi muda yang kehilangan hak pilihnya pada Pemilu mendatang,” ujar Deni Mustopa.

#

 

Ia juga menegaskan bahwa Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan bukan hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara pemilu semata, tetapi membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk dunia pendidikan.

“Sekolah dan lembaga pendidikan memiliki peran penting karena menjadi sumber data awal bagi calon pemilih pemula. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas data pemilih agar tetap akurat, mutakhir, dan komprehensif,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto, Pinky, menyambut baik langkah koordinasi yang dilakukan Bawaslu Kabupaten Mojokerto. Menurutnya, sinergi antara lembaga pendidikan dan penyelenggara pemilu menjadi bagian penting dalam mendukung pendidikan demokrasi bagi generasi muda.

“Kami mendukung langkah Bawaslu dalam melakukan pendataan pemilih pemula. Selain menjaga akurasi data, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran demokrasi di kalangan pelajar,” ujarnya.

Melalui koordinasi ini, Bawaslu Kabupaten Mojokerto berharap pengawasan terhadap proses pemutakhiran data pemilih dapat berjalan lebih optimal, khususnya dalam memastikan pemilih pemula terdata secara valid dan memiliki kesempatan menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2029.

penulis : vap