Bawaslu Mojokerto Optimalkan PDPB melalui Pendataan Pemilih Pemula di Sekolah
|
Mojokerto, Jawa Timur – Bawaslu Kabupaten Mojokerto melaksanakan koordinasi dengan SMK Muhammadiyah 1 Kemlagi dan SMK Negeri 1 Sooko, Mojokerto, dalam rangka mendukung Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB). Kegiatan ini difokuskan pada pendataan siswa-siswi sebagai calon pemilih pemula pada pemilu mendatang.
Koordinasi dipimpin oleh Deni Mustopa, selaku Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kabupaten Mojokerto dan didampingi staf teknis. Dalam pelaksanaannya, Bawaslu berupaya memastikan data pemilih pemula dapat teridentifikasi secara akurat dan masuk dalam sistem pemutakhiran data pemilih.
Fokus pada pemilih pemula menjadi krusial mengingat kelompok ini merupakan bagian dari pemilih baru yang memiliki hak konstitusional untuk berpartisipasi dalam pemilu. Tanpa pendataan yang baik, terdapat potensi mereka tidak terdaftar dalam daftar pemilih, yang pada akhirnya dapat mengurangi kualitas partisipasi demokrasi.
Dalam kesempatan tersebut, Deni Mustopa menegaskan pentingnya kolaborasi dengan lembaga pendidikan dalam mendukung akurasi data pemilih.
“Pemilih pemula adalah bagian penting dalam proses demokrasi. Melalui koordinasi dengan sekolah, kami ingin memastikan bahwa mereka yang telah memenuhi syarat dapat terdata dengan baik dan tidak kehilangan hak pilihnya,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pemutakhiran data pemilih pemula merupakan langkah strategis dalam mencegah potensi permasalahan daftar pemilih di masa mendatang.
“PDPB bukan hanya soal memperbarui data, tetapi juga memastikan tidak ada warga negara yang memenuhi syarat namun terlewat dari daftar pemilih. Di sinilah pentingnya peran sekolah sebagai sumber data yang valid dan aktual,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Mojokerto berharap sinergi dengan pihak sekolah dapat terus terjalin guna mendukung penyusunan data pemilih yang akurat, mutakhir, dan komprehensif. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam mewujudkan pemilu yang inklusif, partisipatif, dan berintegritas.
penulis : vap